
Efisiensi Kertas: Langkah Nyata MTsN 10 Ngawi dalam Program Adiwiyata
Pada gambar di atas, terlihat salah satu tenaga kependidikan MTsN 10 Ngawi sedang melakukan
aktivitas administrasi dengan menggunakan kertas bolak-balik. Ini merupakan bagian dari komitmen
sekolah dalam menerapkan prinsip ramah lingkungan melalui program Adiwiyata.
Sebagai sekolah yang peduli terhadap kelestarian lingkungan, MTsN 10 Ngawi terus mendorong
efisiensi penggunaan kertas dalam kegiatan sehari-hari. Penggunaan kembali kertas yang masih
memiliki sisi kosong sebelum dibuang adalah salah satu langkah sederhana namun berdampak besar
dalam mengurangi limbah kertas dan menjaga kelestarian lingkungan.
Efisiensi Kertas

dalam Program Adiwiyata MTsN 10 Ngawi
Foto di atas menggambarkan seorang tenaga kependidikan MTsN 10 Ngawi yang sedang melakukan
pembuatan buku dari limbah kertas yang tidak di pakai atau salah cetak menjadi buku atau notulen,
dengan tetap memperhatikan prinsip ramah lingkungan. Sebagai bagian dari komitmen sekolah
dalam program Adiwiyata, penggunaan kertas bolak-balik menjadi salah satu langkah nyata dalam
mendukung keberlanjutan dan mengurangi limbah kertas.
Dengan menerapkan kebijakan ini, MTsN 10 Ngawi berupaya untuk:
kembali untuk berbagai kebutuhan administrasi dan pembelajaran. Meningkatkan Kesadaran Ramah Lingkungan – Guru, staf, dan siswa dibiasakan untuk lebih bijak
dalam penggunaan kertas. Mendukung Sekolah Berwawasan Lingkungan – Efisiensi kertas menjadi bagian dari strategi
sekolah dalam menciptakan budaya peduli lingkungan.
etiap langkah kecil, seperti menggunakan kertas bolak-balik, memberikan dampak besar bagi
kelestarian lingkungan. Mari bersama-sama menjaga bumi dengan tindakan sederhana! Hasil Limbah kertas yang tidak terpakai atau salah cetak menjadi buku atau notulen yang sangat bermanfaat

Dengan sedikit kreativitas dan usaha, kertas yang awalnya dianggap sebagai limbah dapat diubah menjadi perlengkapan kantor atau alat tulis yang berguna. Misalnya, potongan kertas sisa dapat dijilid menjadi buku catatan kecil, sementara lembaran kertas yang lebih besar dapat digunakan untuk membuat map atau folder penyimpanan dokumen.
Praktik daur ulang ini tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga membantu menghemat biaya dan mendukung upaya keberlanjutan lingkungan. Dengan memanfaatkan kembali bahan yang masih layak pakai, kita dapat mengurangi jumlah sampah yang berakhir di empat pembuangan akhir serta mengajarkan pentingnya kreativitas dalam pengelolaan limbah.

Foto dokumentasi diatas diambil pada hari Senin tanggal 8 Januari 2024, foto tersebut merupakan buku catatan dan ulangan dari siswa yang bernama Habib kelas 7A dengan tujuan untuk penghematan dan mengurangi sampah. Ini adalah salah satu cara untuk menjaga lingkungan MTsN 10 Ngawi.
~Tsansega Beriman~